Beranda Daerah Tim SAR Evakuasi Pekerja Tambang Emas Illegal di Minyambou, Bukti Tindak Pidana...

Tim SAR Evakuasi Pekerja Tambang Emas Illegal di Minyambou, Bukti Tindak Pidana Masih Terjadi

68
0

Ringpapua.net — Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari berhasil mengevakuasi Yohan Bitung (54) pekerja tambang emas illegal di Distrik Minyambouw yang dilaporkan sakit.

Kepala Kantor Pencarian Pertolongan Manokwari melalui Kasubsi Oprasi dan Siaga Basarnas Manokwari, Marthinus Pebrian,S.IP menyebut, evakuasi tehadap Yohan telah berhasil dilakukan TIM dan langsung dibawa ke Manokwari untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Laporan yang diterima Basarnas, Yohan mengalami gejala sakit malaria dan masih berada di camp pekerja tambang, sehingga oleh pelapor meminta pertolongan evakuasi,” ungkapnya.

Evakuasi terhadap pekerja tambang ini menjadi bukti masih adanya aktivitas penambangan emas secara illegal di kampung yang masuk di wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak itu.

Diketahui, medio April 2022 lalu, insiden kecelakaan lalulintas terjadi di jalur Minyambou-Manokwari. Truk memuat 34 orang pekerja tambang emas illegal yang dipekerjakan oleh Toko Tengah terbalik di ruas jalan itu. 18 orang pekerja termasuk seorang anak, meninggal dunia akibat insiden itu.

TIM Sar dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari kala itu melakukan evakuasi terhadap 18 korban dan dibawa ke ruang jenazah RSUD Manokwari. Keesokan harinya, para korban yang berasal dari provinsi NTT itu dipulangkan oleh pihak yang mempekerjakan.

Tak lama usai insiden itu, Polda Papua Barat melakukan penyisiran dan penangkapan terhadap sejumlah pekerja tambang. Namun, penangkapan itu bukan terjadi di lokasi penambangan yang ada di Distrik Minyambou, Kabupaten Pegaf yang terbukti masih terdapat aktifitas illegal itu.

(DTM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here