Beranda Daerah Soal Tambang Emas Illegal di Tambrauw, Kapolres : Perintah Saya Tindak Tegas

Soal Tambang Emas Illegal di Tambrauw, Kapolres : Perintah Saya Tindak Tegas

140
0

Ringpapua.net — Penambangan emas tanpa izin di wilayah Papua Barat kian meluas. Kelompok pemodal gelap diduga mulai mengeruk potensi emas di Kabupaten Tambrauw setelah Pegunungan Arfak dan Manokwari jadi atensi penertiban pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH).

Soal ini, Kapolres Tambrauw, AKBP Bendot Dwi Prasetio berkomitmen menindak tegas setiap pelaku penambangan ilegal di wilayah itu tanpa terkecuali.

“Kami sudah mengeluarkan larangan tertulis sebagai peringatan tegas kepada kelompok atau perorangan yang telah melakukan kegiatan penambangan di wilayah hukum Polres Tambrauw,” ungkapnya.

Dia mengaku sudah memerintahkan jajaran Polres dan Polsek untuk menindak tegas para pelaku penambangan. Disamping itu, dia juga berkoordinasi dengan unsur pimpinan daerah Tambrauw dan tokoh masyarakat untuk menyiapkan langkah bersama menindaklanjuti persoalan itu.

“Sebagai Polres baru, masih banyak hambatan yang kami hadapi. Makanya, koordinasi dengan pemerintah dan lintas sektor, diharapkan bisa menghentikan aktifitas ilegal itu,” tetangnya

Semebtara itu, Tokoh Pemuda Tambrauw, Jefferson Thomas Barru, mendukung langkah Polisi menertibkan kegiatan ilegal itu.

“Sebagai anak asli Tambrauw, saya mendukung penuh komitmen Kapolres dan jajarannya menangkap pelaku penambangan emas Ilegal yang sedang beroperasi di wilayah Distrik Senopi, Amberbaken, hingga dataran Kebar,” bebernya.

Menurutnya, wilayah Tambrauw merupakan satu-satunya daerah di Papua Barat yang memiliki tutupan hutan primer yang cukup luas dan ditindaklanjuti dengan penetapan Kabupaten Konservasi oleh Pemda setempat sejak 2019.

“Kami menolak kegiatan penambangan emas tanpa izin di wilayah ini dan mendukung aparat untuk menangkap para pelaku yang sudah mengeruk kekayaan alam kami,” tegasnya.

Kabupaten Tambrauw berada di tengah-tengah antara Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Sorong wilayah Provinsi Papua Barat yang terdiri dari 26 Distrik/Kecamatan dan 216 Kampung.

Dilansir wikipedia, Tambrauw merupakan salah satu kabupaten pertama di Papua Barat yang memutuskan diri sebagai kabupaten konservasi, yang ada bersama di bawah naungan Provinsi Papua Barat yang memiliki Perdasus (Peraturan Daerah Khusus) Nomor 10 tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Berkelanjutan.

(AKP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here