Beranda Daerah Pertamina Sebut Ada SPBU BBM Satu Harga di Pegaf, Tapi Kuotanya Rahasia

Pertamina Sebut Ada SPBU BBM Satu Harga di Pegaf, Tapi Kuotanya Rahasia

56
0

Ringpapua.net — Pertamina Patra Niaga mengaku kalau Kabupaten Pegunungan Arfak memiliki satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada SPBU itu rutin dilakukan.

“di Kabupaten Pegaf ada SPBU BBM satu harga. Saya lupa tepatnya di mana lokasi SPBU itu, tapi yang jelas ada,” ujar Sales Brance Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Barat, Muhammad Bisma Abdillah kepada media ini, Kamis (25/8) kemarin.

Kata dia, distribusi kepada SPBU BBM satu harga di Kabupaten Pegaf rutin dilakukan, dan tidak ditemukan kendala dalam penyaluran.

Sayangnya, Bisma menolak menyebutkan berapa kuota yang disalurkan kepada SPBU BBM satu harga di Pegaf itu. Menurutnya, kuota BBM bukan hanya di Pegaf, tetapi diseluruh daerah adalah hal yang rahasia.

“Kalau kuota BBM subsidi, kita tidak bisa memberitahukan ke publik, karena kuota itu sifatnya tidak bisa dipublikasikan secara umum,” ungkapnya.

Terpisah, Praktisi Hukum di Manokwari, Rustam SH menilai bahwa informasi kuota BBM untuk daerah bukanlah hal yang bersifat rahasia.

“Kalau rahasia, apa dasar hukumnya ? BBM ini peruntukannya masyarakat. Apalagi yang subsidi. Jadi publik harus tahu itu. Kuota kan bukan hal teknis,” ungkapnya.

Justru sebaliknya, patut dipertanyakan ketika Pertamina menganggap kuota BBM untuk sebuah daerah adalah hal yang dirahasiakan.

“Sekarang ini era transparansi informasi publik. Kok kuota BBM menjadi rahasia sih. Apa bukan sebaliknya, menjadi rahasia bagi oknum oknum untuk mencari keuntungan sepihak ?,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPR-PB, Orgenes Wonggor mengaku tidak ada SPBU di Kabupaten Pegaf, meski Pertamina menyebut ada kuota untuk SPBU disana.

“Kalau Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) ada di sana, tapi APMS tidak mungkin menampung sebanyak yang ditampung SPBU. Pertamina harus perjelas ini, karena rata rata kendaraan mengisi BBM di SPBU yang ada di Kabupaten Manokwari atau Manokwari Selatan,” ungkapnya.

Dengan kondisi yang terjadi itu, harusnya kuota yang di Pegaf itu sebagian dialihkan untuk SPBU yang ada di Manokwari.

“Rata rata kendaraan mengisi BBM di Manokwari. Sebaiknya alihkan sebagian kuota ke ibu kota provinsi ini,” tambahnya

(DTM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here