Beranda Daerah Rakerda I MUI Papua Barat Komitmen Pertahankan Predikat Provinsi Toleransi

Rakerda I MUI Papua Barat Komitmen Pertahankan Predikat Provinsi Toleransi

30
0

Ringpapua.net — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat berkomitmen menjaga Papua Barat sebagai daerah di Indonesia yang memiliki toleransi umat beragama tertinggi dibanding provinsi lainnya.

Ini dikatakan Ketua MUI Papua Barat, Ahmad Nausrau dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke- I MUI Papua Barat masa Khidmat 2022-2026 di Kabupaten Raja Ampat, Jumat (16/9) malam kemarin.

Dikatakan Nausrau, MUI merupakan wadah bernaungnya seluruh ormas islam, sehingga memiliki tanggung jawab dan peran yang sangat strategis dalam menciptakan berbagai hal, ternasuk menjaga predikat toleransi umat beragama.

“Kita menjadi pilar terdepan dalam menjaga aqidah dari upaya liberalisasi yang kemudian menjauhkan umat dari nilai-nilai spiritual. Kita juga sebagai wadah yang berkomitmen menjaga Papua Barat sebagai daerah dengan tingkat kerukunan serta toleransi terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, maju dan mundurnya bangsa ini dalam hal ahlak dan sritual, menjadi salah satu tanggung jawab MUI. Untuk itu, Rakerda menjadi hal penting yang wajib dilakukan organisasi untuk menyusun program kerja strategis serta mengevaluasi program kerja yang sudah dilaksanakan dan sedang berjalan.

Ditambahkan Koordinator Papua dan Maluku, pada MUI Pusat Muhammad Cholil Nafis, bahwa Rakerda adalah bagaian dari tanggung jawab kepemimpinan umat.

“Perlunya perencanaan yang baik melalui rakerda ini, karena esensi dari rakerda yakni mempertahankan kerukunan umat dan memaksimalkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, menyapaikan terimakasih kepada MUI Papua Barat yang telah memilih Raja Ampat sebagai daerah pelaksanaan Rakerda I.

Menurutnya, Pemda Raja Ampat selalu terbuka untuk semua golongan yang ingin menggelar kegiatan.

“Rakrnas MUI, Sidang Sinode ke 17 dan saat ini Rakerda MUI Papua Barat menjadi bukti keterbukaan daerah kami kepada semua golongan,” terangnya.

“Bukanlah seorang bupati yang hebat, melainkan tingginya toleransi dan komitmen masyarakat dalam merawat persatuan dan kesatuan di daerah ini,” tambahnya.

(DTM)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here